​Satu persatu pergi mencari jati diri menuju langkah selanjutnya demi menemukan kebahagiaan yg belum pasti ada untuk di cari dan tak akan datang jika di tunggu. Aku seperti sendiri sekarang, seperti sebatang kara meski sebenarnya masih ada sosok² hebat bersanding di sisi ku berjalan searah bersama ku tapi aku juga tak pernah tau kapan mereka juga akan pergi menuju arah yg berbeda meninggalkan aku di jalan ini ataukah aku yg akan berpindah arah dan meninggalkan mereka ke arah yg berbeda pula. Sungguh menyedihkan memang hatiku tak bisa menangis hanya dapat meratapi keadaan sambil menjalani hari demi hari yg mungkin bisa menghanyutkan aku dalam situasi dan membuatku lupa akan kegundahan hati ini sementara, ya.. Hanya sementara. Semua manusia memang memiliki takdir sendiri, sejatinya manusia akan berjalan sendiri² menghadap Sang Illahi di alam abadi nun jauh disana?, ketergantungan antara satu dan yg lainnya adalah cara bagaimana manusia menentukan jalan yg mereka anggap benar untuk dijalani dan pantas untuk diperjuangkan. Kita ini sendiri meski bersama, kita ini kesepian meski selalu hadir keramaian, kita ini sunyi meski terdengar gemuruh, kita ini semu meski terlihat nyata….

Advertisements